Widget HTML Atas

Bacaan Doa Iftitah Muhammadiyah Dan NU Beserta Artinya

arti doa iftitah

Assalamualaikum jakwir-jakwir, saat kita sholat baik sholat fardhu maupun sholat sunnah sebelum membaca surah Al Fatihah kita disunnahkan untuk membaca doa iftitah, lebih tepatnya kita disunnahkan untuk membaca doa Iftitah diantara takbiratul ihram dan bacaan surah Al Fatihah hanya pada rakaat pertama di dalam sholat, dimana takbiratul ihram merupakan penanda untuk masuknya seseorang pada waktu akan mengerjakan sholat.

Apa Itu Doa Iftitah


Doa iftitah adalah sebuah doa yang dibaca setelah takbiratul ihram dan sebelum Surah Alfatihah, lebih tepatnya pada takbiratul ikhram pertama dalam sholat. Kata iftitah berasal dari kata “fataha” yang artinya adalah pembukaan, dan inilah alasan mengapa doa iftitah diletakkan di rakaat awal dalam sholat.

Hukum Membaca Doa Iftitah


Membaca doa iftitah hukumnya adalah sunnah, doa iftitah memang bukanlah syarat sah dalam sholat namun doa ini menjadi sunnah yang diajarkan oleh Rasulullah. Oleh karena itu orang yang membaca doa iftitah dalam sholatnya maka akan mendapatkan pahala dan bila tidak membacanya pun maka tidak berdosa.

Bacaan Doa Iftitah


Jakwir-jakwir ternyata bacaan doa iftitah itu bermacam-macam loh, ada yang pendek ada juga yang bacaannya panjang, namun kali ini nyong hanya akan memberi tahu bacaan doa iftitah yang biasa dibaca oleh kalangan Muhammadiyah dan kalangan NU. Seperti yang kalian ketahui meskipun mereka sama-sama kelompok umat islam terbesar di Indonesia, tapi ternyata mereka memiliki perbedaan, dan untuk bacaan doa iftitah juga berbeda.

Dan berikut adalah bacaan doa iftitah arab, latin beserta artinya yang biasa dibaca oleh Muhammadiyah maupun NU.

Bacaan Doa Iftitah Muhammadiyah


bacaan doa iftitah muhammadiyah

Allahumma baa’id bainii wabaina khathaayaaya kamaa baa’adta bainal masyriqi wa maghribi, allahumma naqinii min khathaayaaya kamaa yunaqats tsaubul abyadhu minad danas. Allahummaghsilnii min khathaayaaya bil maa’i wats tsalji

Artinya :
Ya Allah, jauhkan antara aku dan kesalahan kesalahanku, sebagaimana engkau menjauhkan antara timur dan barat. Ya Allah, bersihkanlah aku dan kesalahan kesalahanku, sebagaimana baju putih dibersihkan dari kotoran. Ya Allah, cucilah aku dari kesalahan kesalahanku dengan salju, air dan air es.

Bacaan Doa Iftitah NU


bacaan doa iftitah nu

Allaahu akbaru kabiiraw walhamdu lilaahi katsiran, wa subhaanallaahi bukrataw wa’ashiila, innii wajjahtu wajhiya lilladzii fatharas samaawaati wal ardha haniifam muslimaw wamaa anaa minal musyrikiina. Inna shalaatii wa nusukii wa mahyaaya wa mamaatii lillaahi Rabbil ‘aalamiina. Laa syariikalahu wa bidzaalika umirtu wa anaa minal muslimiina.

Artinya:
Allah maha besar dengan sebesar besarnya. Segala puji yang sebanyak banyaknya bagi Allah. Maha Suci Allah pada pagi dan petang hari. Aku menghadapkan wajahku kepada Tuhan yang telah menciptakan langit dan bumi dengan segenap kepatuhan dan kepasrahan diri, dan aku bukanlah termasuk orang orang yang menyekutukanNya.
Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidup dan matiku hanyalah kepunyaan Allah, Tuhan semesta alam, yang tiada satu pun sekutu bagiNya. Dengan semua itulah aku diperintahkan dan aku adalah termasuk orang orang yang berserah diri. (Muslim)

Adab Membaca Doa Iftitah


  1. Adapun adab saat membaca doa iftitah ini dilansir dari kitab Al Adzkar yang ditulis oleh Imam An Nawawi, ada beberapa yang perlu kita perhatikan saat membaca doa iftitah didalam sholat, diantaranya adalah:
  2. Disunnahkan untuk menggabung Doa Iftitah
  3. Makmum masbuk, boleh membaca doa iftitah ataupun tidak. hal ini berdasarkan pada kemampuan dari makmum masbuk tersebut. namun makmum tersebut tetap diharuskan untuk membaca surah Al Fatihah.
  4. Jika lupa untuk membaca doa iftitah, maka tidak perlu melakukan sujud syahwi, karena doa iftitah ini merupakan salah satu syarat sunnah.
  5. Dibaca lirih dan tidak mengeraskan suara saat menjadi imam maupun makmum.
  6. Jila lupa untuk membaca doa iftitah pada rakaat pertama, maka bisa menggantinya dengan membaca doa iftitah pada rakaat kedua.
  7. Bila kalian sholat di akhir waktu, maka tidak perlu membaca doa iftitah

Itulah bacaan doa iftitah yang biasa dibaca oleh kalangan Muhammadiyah maupun kalangan NU, perlu diketahui nyong bukan bermaksud untuk mengkotak-kotakan Islam, tapi ini hanya sebagai pengetahuan saja, karena baik Muhammadiyah maupun NU mereka semua benar, yang gak benar adalah orang Islam yang tidak melakukan sholat.

Tidak ada komentar untuk "Bacaan Doa Iftitah Muhammadiyah Dan NU Beserta Artinya"